Penelitian ini bertitik tolak pada kerangka berpikir bahwa jaringan komunikasi memiliki peran terhadap peningkatan perilaku pelestari sapi dalam pemilihan bibit sapi karapan. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) Mengetahui perilaku pelestari sapi, (2) Mengetahui peranan, klik, dan struktur yang terbentuk, dan (3) Mengetahui hubungan antara jaringan komunikasi dengan perilaku pelestari sapi dalam pengadaan bibit sapi pada komunitas pelestari sapi karapan di Kabupaten Sampang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan menggunakan analisis sosiometri dan statistik. Hasil penelitian ini adalah pelestari sapi dapat memilih bibit sapi karapan dengan baik serta aktif dalam melestarikan budaya karapan sapi. Hasil analisis sosiometri, didapatkan peranan yang terbentuk antara lain opinion leader, bridge, dan neglectee, sedangkan tidak ditemukan cosmopolite, liaison, dan isolate. Klik yang terbentuk sebanyak 13 klik. Struktur yang terbentuk memiliki nilai kepadatan sebesar 0,188 (sangat rendah), nilai diameter 2 (dekat), dan nilai derajat keterhubungan 1 (sempurna). Kemudian, dengan menggunakan analisis statistik terdapat hubungan antara jaringan komunikasi dengan perilaku pelestari sapi dalam pengadaan bibit sapi. Alhasil, terdapat hubungan yang signifikan antara jaringan komunikasi antar pelestari sapi dalam komunitas pelestari sapi Karapan di Kabupaten Sampang dengan perilaku pelestari sapi dalam pemilihan bibit sapi karapan
Copyrights © 2023