Buah pisang merupakan salah satu buah tropis yang cukup populer dan banyak dikonsumsi berbagai kalangan masyarakat Indonesia dikarenakan rasanya yang lezat, bergizi dan harga yang relatif terjangkau. Buah pisang memiliki sifat mudah rusak dan rentan terserang penyakit pascapanen. Mutu buah pisang dapat dipertahankan dengan melakukan penanganan pascapanen salah satunya berupa pelapisan bahan aktif. Kitosan merupakan bahan dasar pelapis karena memiliki sifat biodegradable, biocompatible, biofungsional, dengan kapasitas pembentuk film dan antimikroba. Komponen minyak atsiri dapat digunakan sebagai antimikroba alami sehingga dapat mengurangi risiko penggunaan fungisida dalam pengawetan buah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perubahan karakteristik fisik dan kimia buah pisang caevndish selama penyimpanan menggunakan active coating, (2) mengetahui kombinasi coating terbaik untuk penyimpanan buah pisang. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental laboratorium. Perlakuan terdiri dari masing-masing taraf konsentrasi kitosan 0 persen, 1,5 persen dan 2 persen dan minyak atsiri kayu manis 0 persen, 0,1 persen, 0,2 persen dan 0,3 persen yang diberikan pada tingkat kematang 1 buah pisang sehingga menghasilkan 9 kombinasi perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh terhadap konsentrasi kombinasi coating pada buah pisang cavendish, (2) Kombinasi coating kitosan 2 persen dan minyak atsiri 0,2 persen memberikan hasil terbaik dalam menghambat kerusakan buah.
Copyrights © 2023