Siti Hafsah
Universitas PGRI Adi Buana, Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aplikasi Active Coating Berbahan Dasar Kitosan Dengan Bahan Aktif Minyak Atsiri Kayu Manis Pada Buah Pisang Cavendish Siti Hafsah
SNHRP Vol. 5 (2023): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 5 Tahun 2023
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Buah pisang merupakan salah satu buah tropis yang cukup populer dan banyak dikonsumsi berbagai kalangan masyarakat Indonesia dikarenakan rasanya yang lezat, bergizi dan harga yang relatif terjangkau. Buah pisang memiliki sifat mudah rusak dan rentan terserang penyakit pascapanen. Mutu buah pisang dapat dipertahankan dengan melakukan penanganan pascapanen salah satunya berupa pelapisan bahan aktif. Kitosan merupakan bahan dasar pelapis karena memiliki sifat biodegradable, biocompatible, biofungsional, dengan kapasitas pembentuk film dan antimikroba. Komponen minyak atsiri dapat digunakan sebagai antimikroba alami sehingga dapat mengurangi risiko penggunaan fungisida dalam pengawetan buah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perubahan karakteristik fisik dan kimia buah pisang caevndish selama penyimpanan menggunakan active coating, (2) mengetahui kombinasi coating terbaik untuk penyimpanan buah pisang. Metode penelitian yang digunakan yaitu eksperimental laboratorium. Perlakuan terdiri dari masing-masing taraf konsentrasi kitosan 0 persen, 1,5 persen dan 2 persen dan minyak atsiri kayu manis 0 persen, 0,1 persen, 0,2 persen dan 0,3 persen yang diberikan pada tingkat kematang 1 buah pisang sehingga menghasilkan 9 kombinasi perlakuan. Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) Terdapat pengaruh terhadap konsentrasi kombinasi coating pada buah pisang cavendish, (2) Kombinasi coating kitosan 2 persen dan minyak atsiri 0,2 persen memberikan hasil terbaik dalam menghambat kerusakan buah.