Industri tahu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat, tetapi juga dapat memberi dampak negatif karena limbah yang dihasilkan dapat mencemari lingkungan. Fitoremediasi didefinisikan sebagai pencucian polutan yang dimediasi oleh tumbuhan. Kayu apu memiliki kemampuan yang baik dalam menurunkan kadar senyawa organik maupun anorganik yang ada pada limbah cair. Arang digunakan sebagai adsorben karena memiliki kemampuan absorpsi atau menyerap unsur-unsur logam ataupun fenol dalam air sehingga menjadi jernih. Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas limbah cair tahu menggunakan proses fitoremediasi tumbuhan kayu apu dan arang kayu dengan parameter uji TDS, pH, dan COD. Penelitian ini menggunakan 18 bak percobaan dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan. P1 (100 persen KA), P2 (75 persen KA+ 25 persen AK), P3 (50 persen KA + 50 persen AK). Berdasarkan hasil uji Anova Two Way diketahui bahwa perlakuan dan hari remediasi berpengaruh nyata terhadap parameter uji dengan taraf signifikan 5 persen. Hasil penelitian fitoremediasi menunjukkan terjadi perubahan kadar TDS dari 610 mg/L menjadi 598,3 mg/L, pH dari 5,1 menjadi 7,2, dan COD dari 3000 mg/L menjadi 146,10 mg/L.
Copyrights © 2023