Pupuk organik bermanfaat guna meningkatkan kualitas serta kuantitas produktivitas pertanian, meningkatkan kualitas lahan, dan mengurangi pencemaran lingkungan. Kulit buah nanas mengandung 23,63 ppm phospat; 8,25 ppm kalium; 1,27 persen nitrogen, 27,55 ppm kalsium, dan 137,25 ppm magnesium sehingga dapat digunakan sebagai bahan pembuatan pupuk organik cair. Daun kirinyuh memiliki biomassa sebesar 2,45 persen nitrogen; 0,26 persen fosfor; dan 5,40 persen kalium sehingga daun kirinyuh dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organic. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk organik cair daun kirinyuh dan kulit nanas terhadap pertumbuhan tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir). Rancangan Acak Lengkap digunakan dalam penelitian ini dengan 5 perlakuan dan 6 kali ulangan. Pengolahan data menggunakan analisis statistik one way anova, dan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian tinggi tanaman, jumlah daun dan berat basah tanaman kangkung darat (Ipomoea reptans Poir) pada analisis anova menunjukkan nilai signifikan (P<0,005). Hasil analisis uji Duncan dari ketiga parameter penelitian menunjukkan pada parameter tinggi tanaman perlakuan P4 (30 persen) memberikan hasil rata-rata terbaik sebesar 30,4 cm, pada parameter jumlah daun perlakuan P5 (Urea) memberikan hasil rata-rata terbaik sebesar 7,5 helai daun, dan pada parameter berat basah perlakuan P4 (30 persen) memberikan hasil rata-rata terbaik yaitu sebesar 2,41 gram.