Permasalahan penelitian ini adalah kemampuan berpikir kritis siswa dan hasil belajar IPA siswa yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh pembelajaran dengan model problem based learning berorientasi sad kertih loka Bali terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa kelas V SD Gugus Patimura tahun pelajaran 2022/2023. Jenis penelitian yang dilaksanakan adalah penelitian eksperimen semu (Quasi Eksperimen) dengan rancangan penelitian Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa Kelas V SD Gugus Patimura Denpasar Selatan, jumlah populasi 309 siswa. Sebanyak 96 siswa dipilih sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik group random sampling. Pengumpulan datanya menggunakan metode tes essay untuk mengukur kemampuan berpikir kritis dan metode tes pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar IPA siswa. Data dianalisis menggunakan analisis MANOVA berbantuan program IBM SPSS Statistic 25.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model problem based learning berorientasi Sad kertih loka Bali dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus Patimura. Kedua, terdapat perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model problem based learning berorientasi Sad kertih loka Bali dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus Patimura. Ketiga, Terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa secara simultan antara siswa yang mengikuti pembelajaran dengan model problem based learning berorientasi sad kertih loka Bali dengan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional kelas V SD Gugus Patimura. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan terdapat pengaruh positif model problem based learning berorientasi sad kertih loka Bali terhadap kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA siswa.
Copyrights © 2023