Kemajuan teknologi yang semakin pesat mengakibatkan perkembangan bisnis mengalami perkembangan. Kemajuan teknologi memudahkan konsumen untuk melakukan transaksi jual beli barang melalui internet. Karena kemudahan dalam melakukan transaksi online menjadikan konsumen khawatir dan hal tersebut berpengaruh pada emosi dan risiko yang dirasakan oleh konsumen pada minat beli saat berbelanja online. Hal tersebut menjadi salah satu alasan penelitian ini dilakukan, yaitu untuk mengetahui efek dari reputasi dan kualitas situs pada emosi dan risiko yang dirasakan konsumen, untuk mengetahui hubungan antara risiko dan emosi konsumen, serta untuk mengetahui pengaruh emosi dan risiko terhadap minat beli. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan analisa data yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modelling) dengan sampel penelitian berjumlah 250 orang dan mereka adalah konsumen yang pernah berbelanja online serta berdomsili di Indonesia. Dari penelitian ini ditemukan hasil bahwa reputasi, desain situs web, layanan pelanggan, keandalan, dan keamanan tidak mempengaruhi emosi dan risiko yang dirasakan secara signifikan, tetapi emosi memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli, sedangkan temuan baru menunjukkan jika situs desain web memiliki pengaruh pada minat beli. Kesimpulannya, kemungkinan suatu perusahaan memiliki permasalahan yang sama pada reputasi, desain, layanan, keandalan serta keamanan yang diberikan. Sehingga kurang bisa mempengaruhi emosi konsumen dan perusahaan yang baik mampu menciptakan pengalaman berbelanja yang menyenangkan bagi konsumen sehingga tercipta minat beli berkelanjutan.
Copyrights © 2023