Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelestarian sastra tradisional Ternate dengan mengkolaborasikan dua disiplin ilmu yang berbeda, pariwisata dan sastra. Industri pariwisatanya dikenal cenderung menggunakan sastra sebagai salah satu aset untuk mendapatkan modal. Akhirnya, di satu sisi tempat-tempat wisata dikenal dengan baik, namun di sisi lain nilai sastra tradisional ditinggalkan. Dengan menggunakan analisis deskriptif kualitatif, penelitian ini menemukan bahwa pariwisata dan sastra harus memenuhi kebutuhan untuk melestarikan warisan budaya, material dan immaterial. Legenda atau mitos tidak hanya dapat dijadikan sebagai ikon pariwisata, tetapi juga dapat dijadikan sebagai tempat wisata itu sendiri melalui penceritaan atau pertunjukan teater.
Copyrights © 2023