Dari seluruh sampah yang ada, 57% ditemukan di pantai berupa sampah limbah plastik. Sebanyak 46 ribu ton sampah limbah plastik mengapung di setiap mile persegi samudera, bahkan kedalaman sampah plastik di Samudra Pasifik mencapai hampir 100 meter. Saat ini rata-rata orang Indonesia menghasilkan sampah 0,5 kg dan 13% diantaranya adalah limbah plastik. Limbah dari plastik merupakan masalah yang dianggap serius bagi lingkungan, karena plastik merupakan bahan yang tidak dapat terurai oleh bakteri. Sehingga dibutuhkan pengembangan teknologi untuk menangani sampah plastik dengan cara merancang mesin pencacah limbah plastik untuk lebih mudah dan efisien. Perancangan mesin pencacah limbah plastik dilakukan simulasi menggunakan software solidworks dengan ukuran rangka 591 x 483 x 550 mm. Jenis besi yang akan digunakan pada rangka mesin pencacah limbah plastik ini adalah besi hollow ASTM A36 dengan ukuran 30 x 30 x 1 mm. Tujuan penulisan ini untuk mengetahui rangka mesin, mengetahui faktor keamanan rangka mesin, dan membandingkan hasil perhitungan aktual dan simulasi kekuatan rangka pada mesin pemarut kelapa tenaga surya. Hasil simulasi menggunakan software solidworks menunjukkan terjadi terjadi tegangan (von mises) nilai maksimunya sebesar 24,05 Mpa, dispalcement dengan nilai regangan nilai maksimunya sebesar 0,25 mm, safety facktor yaitu sebesar 10,39 ul. Rangka mesin pencacah limbah plastik memiliki selisih perhitungan manual dan simulasi sebesar 0,5 % von mises, 0,2 % displacement, dan 1,1 % safety factor.
Copyrights © 2023