Salah satu kunci kesuksesan program KB adalah partisipasi individu baik istri maupun suami dalam pemakaian kontrasepsi. Pemilihan penggunaan alat kontrasepsi dalam rumah tangga memerlukan pertimbangan terkait memilih cara atau metode mana yang tepat dan baik untuk digunakan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pendidikan dan dukungan suami dengan keputusan menjadi akseptor KB pada pasangan usia subur (PUS) di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkajang. Jenis penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan studi kolerasi. Pendekatan waktu yang digunakan yaitu cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah semua PUS di wilayah kerja Puskesmas Mungkajang yang berjumlah 497 orang. Sampel dalam penelitian ini yaitu sebagian dari PUS di wilayah kerja Puskesmas Mungkajang yang berjumlah 83 orang. Pada penelitian ini sampel diambil menggunakan purposive sampling. Analisis data menggunakan Chi Square Test. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan pendidikan dengan keputusan menjadi akseptor KB pada PUS di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkajang, nilai signifikan p = 0,000 < ? = 0,05. Ada hubungan dukungan suami dengan keputusan menjadi akseptor KB pada PUS di Wilayah Kerja Puskesmas Mungkajang, nilai signifikan p = 0,000 < ? = 0,05.
Copyrights © 2023