Penelitian ini berangkat dari persoalan kebangsaan di Indonesia, salah satunya adalah tension antara budaya lokal dengan budaya global, yang mengakibatkan berubahnya opini generasi muda terhadap pentingnya nasionalisme. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau ulang konsep nasionalisme Michael Sastrapratedja guna memberikan solusi terkait persoalan kebangsaan yang ada di Indonesia, sehingga dapat menumbuhkan kesadaran nasionalisme dan sikap kritis masyarakat Indonesia dalam melihat peluang dan ancaman globalisasi terhadap keutuhan Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan metode hermeneutika filosofis dengan model pendekatan historis-faktual tokoh. Hasil dari penelitian ini ditemukan bahwa nasionalisme Michael Sastrapratedja lebih fokus pada internasionalisme humanis dengan menekankan pada keseimbangan antara budaya lokal dan budaya global. Globalisasi bukanlah sebuah ancaman, sebaliknya globalisasi merupakan sebuah kesempatan untuk melakukan transformasi budaya. Nasionalisme dengan pendekatan Pancasila menjadi pedoman utama terkait menentukan sikap kritis dalam kancah global. Nasionalisme Michael Sastrapratedja berbentuk kritis-progresif visioner yang melihat tujuan nasionalisme sebagai sebuah transformasi positif.
Copyrights © 2023