Didik Pradjoko, seorang ahli sejarah dari Universitas Indonesia, dapat dikatakan telah berhasil memberikan kontribusi analisisnya dalam kajian sejarah migrasi di suatu wilayah laut di kawasan Indonesia timur, tepatnya di kawasan Laut Sawu, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui perspektif sosio-historis, Pradjoko menyajikan runut proses migrasi para pendatang di kawasan itu dan interaksi mereka, baik dengan penduduk asli maupun dengan sesama pendatang lainnya, sehingga terjadi integrasi penduduk. Dalam bukunya, Pradjoko secara tegas berpijak pada suatu hipotesis bahwa laut dapat “menyatukan” wilayah-wilayah daratan melalui aktivitas pergerakan manusia yang menjadikan laut sebagai jalur transportasi dan perdagangan.Setidaknya terdapat dua hal yang membuat buku ini menarik. Pertama buku ini bercerita tentang asal-usul nenek moyang masyarakat di kawasan Laut Sawu, baik itu yang berasal dari sekitar kepulauan NTT maupun wilayah yang jauh seperti Maluku, Sulawesi, Majapahit, Semenanjung Tanah Melayu, dan negeri Cina. Kedua, buku ini juga mengungkapkan praktik-praktik budaya maritim dari kehidupan masyarakat tersebut yang masih bertahan hingga saat ini.
Copyrights © 2021