Masyarakat Indonesia
Vol 47, No 2 (2021): Majalah Ilmu-Ilmu Sosial Indonesia

Identifikasi Status Vitalitas Bahasa Mentawai Dialek Sipora Pagai di Kabupaten Kepulauan Mentawai

Satwiko Budiono (Badan Riset dan Inovasi Nasional)
Rita Novita (Badan Riset dan Inovasi Nasional)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2021

Abstract

Penggunaan bahasa dalam masyarakat mengalami perubahan sesuai perkembangan zaman. Perubahan penggunaan bahasa dapat bersifat positif maupun negatif. Perubahan bersifat positif apabila sikap masyarakat mengalami peningkatan terhadap penggunaan bahasanya. Sebaliknya, perubahan bersifat negatif apabila sikap masyarakat mengalami penurunan terhadap penggunaan bahasanya. Hal ini menjadi penting karena bahasa dapat dijadikan sebagai penanda identitas dan jati diri suatu kelompok. Dalam hal ini, penggunaan bahasa Mentawai perlu dilihat status vitalitasnya sebagai langkah awal mengidentifikasi penggunaan bahasanya mengarah ke hal positif atau negatif. Maka dari itu, penelitian ini berusaha menentukan status vitalitas bahasa Mentawai, khususnya dialek Sipora Pagai. Hal ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi penggunaan bahasa Mentawai dialek Sipora Pagai dalam masyarakat. Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif berupa penghitungan indeks vitalitas dan metode kualitatif berupa analisis dari observasi partisipatoris. Daftar pertanyaan menggunakan kuesioner tertutup sesuai dengan sepuluh indikator vitalitas bahasa dari UNESCO. Responden penelitian sebanyak 120 orang yang terdiri atas kelompok usia <20 tahun, 20—39 tahun, 40—59 tahun, dan >60 tahun dengan proporsi laki-laki dan perempuan seimbang setiap kelompoknya. Penelitian dilakukan di tiga desa penutur bahasa Mentawai dialek Sipora Pagai, yaitu Desa Sioban, Makalo, dan Taikako. Hasilnya, status vitalitas bahasa Mentawai dialek Sipora Pagai adalah mengalami kemunduran dengan perolehan indeks sebesar 0,48. Dari hasil tersebut, dapat diketahui bahwa bahasa Mentawai dialek Sipora Pagai memiliki keunggulan dalam indikator pewarisan bahasa antargenerasi. Sementara itu, bahasa dialek Sipora Pagai memiliki kelemahan dalam indikator ketersediaan bahan ajar dan literasi, serta jenis dan kualitas dokumentasi bahasa.

Copyrights © 2021






Journal Info

Abbrev

jmiipsk

Publisher

Subject

Religion Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

Artikel yang dimuat dalam Jurnal Masyarakat Indonesia dapat berbasis hasil penelitian maupun pemikiran, dengan fokus bahasan yang berkaitan dengan perihal masyarakat Indonesia. Tiap terbitan memiliki tema yang berbeda-beda dan dapat ditelaah dari berbagai disiplin ilmu berdasar sudut pandang ...