Alasan dilakukannya penelitian ini terletak pada banyaknya siswa yang belum memahami konsep matematika sehingga menyebabkan siswa melakukan kesalahan saat menyelesaikan masalah matematika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesalahan yang dilakukan siswa saat menyelesaikan soal pemahaman konsep matematika pada siswa kelas XI IPS 2 SMA N 2 Kinali Kab. Pas Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Purposive sampling digunakan untuk teknik pengambilan sampel. Alat pengumpulan data berupa tes dan wawancara untuk memahami konsep. Hasil tes dianalisis dengan menggunakan indikator pemahaman konsep. Tugas #1, mengulang konsep, siswa melakukan kesalahan 44,4%, mengelompokkan benda menurut jenisnya 5,5%, mengetahui cara menggunakan, menggunakan dan memilih metode yang benar 11,1%. Pada tugas 2, 100% siswa bingung dengan indikator merumuskan kembali konsep, 38,8% dengan pengelompokan benda menurut sifat-sifatnya, 83,3% mengetahui cara menggunakan, menggunakan dan memilih metode yang tepat, 94,4% menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari . Dan soal nomor 3: Siswa mengacaukan indikator dimana konsep diulang 100%, mengelompokkan objek sesuai jenisnya 33,3%, contoh dan bukan contoh konsep 22,2%, penyajian konsep dalam bentuk representasi matematis 33,3%, pengembangan cukup persyaratan dan konsep syarat perlu 33,3%, validitas dalam kehidupan sehari-hari 66,6%.
Copyrights © 2023