Latar belakang: Kecemasan dirasakan perawat adalah rasa takut yang samar-samar yang disertai oleh perasaan ketidak pastian, ketidak berdayaan, isolasi, dan ketidak amanan saat melakukan asuhan keperawatan pada masa pandemi Covid-19. Perawat dalam melaksanakan asuhan keperawatan memerlukan Alat pelindung diri sebagai penghalang terhadap penetrasi zat, partikel padat, cair, atau udara untuk melindungi diri dari cedera atau penyebaran penyakit.Tujuan: Mengetahui pengaruh penggunaan standar Alat Pelindung Diri terhadap kecemasan perawat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan design penelitian studi kausal – komparatif yaitu non-eksperimental (ex post facto). Metode sampling yang digunakan yaitu Non-probability sampling dengan pendekatan consecutive sampling dengan jumlah sampel 90 responden yang menggunakan lembar cheklist kelengkapan APD, observasi dan kuesioner Hamilton AnxietyRating Scale (HAM-A) dan data diolah dengan menggunakan uji post hoc test. Hasil: Perawat mayoritas mengalami kecemasan ringan sebanyak 27 orang (30%). Penelitian ini menunjukkan tidak ada perbedaan mean yang signifikan (p value> 0,05) yang berarti tidak terdapat pengaruh pada standar APD terhadap kecemasan perawat. Saran: Pemerintah melalui kebijakan di Rumah Sakit diharapkan melakukan intervensi dan evaluasi terhadap kecemasan perawat dan faktor yang berhubungan dengan kecemasan perawat seperti penyediaan layanan konsultasi perlu dilakukan secara efektif.
Copyrights © 2021