Jurnal Cakrawala Ilmiah
Vol. 1 No. 11: Juli 2022

UPAYA PERBAIKAN KUALITAS PRODUK BATIK DI BATIK ALLUSSAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN NEW SEVEN TOOLS

Fahrul Rozi (Teknik Industri Fakultas Sains & Teknologi Universitas Teknologi Yogyakarta)
Andung Jati Nugroho (Teknik Industri Fakultas Sains & Teknologi Universitas Teknologi Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
24 Jul 2022

Abstract

Batik Allusan merupakan salah satu tempat produksi batik di Jalan Jodag, Sumberadi, Mlati, Jodag, Sumberadi, Kec. Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dengan rata-rata jumlah produksi yang dihasilkan 70 lembar Batik tulis perbulan tergantung pesanan. Batik Allusan dalam proses produksi masih terdapat produk cacat, Dalam penelitian ini data yang diproduksi dari Januari 2021 sampai Februari 2022 masih terdapat produk cacat dengan jumlah rata-rata produk cacat sebesar 2,14 % perbulan sehingga mengakibatkan terjadi proses produksi ulang, penambahan biaya produksi dan penambahan waktu produksi.Dari permasalahan tersebut penelitian ini menggunakan metode six sigma dan new seven tools. Six sigma berfokus untuk menghapus cacat dengan menekankan pemahaman, pengukuran, dan perbaikan proses. Dalam six sigma terdapat 5 siklus fase yaitu define, measure, analyze, improve, dan control. Metode new seven tools meliputi beberapa tahapan yaitu Affinity Diagram, Tree Diagram, Arrow Diagram, Process Decision Program Chart (PDPC), Relationship Diagram, Matrix Diagram dan Matrix Data Analisys. Berdasarkan hasil pengolahan data diketahui beberapa faktor yang menjadi penyebab diantaranya: Alat, operator, material, metode dan lingkungan. Usulan perbaikan yang sebaiknya dilakukan oleh Batik alusan adalah dengan memberikan pelatihan tambahan kepada karyawan, menerapkan 5 S Seiri (Ringkas), Seiton (Rapi), Seiso (Resik), Seiketsu (Rawat), Shitsuke (Rajin), Melakukan perawatan secara rutin untuk Alat produksi, menggunakan Checksheet agar dapat merekap dan meminimalisir jenis cacat serta bekerja sesuai SOP Proses Produksi agar proses berjalan sesuai dengan standar tertentu dan memberikan tempat lebih nyaman.

Copyrights © 2022






Journal Info

Abbrev

JCI

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Public Health Social Sciences Other

Description

Digitalisasi eknomi menembus batas wilayah negara dan kedaulatan ekonomi yang dapat saja menjadi peluang atau ancaman. Digitalisasi tidak bisa dihindari, tetap permsalahan utamanya adalah bagaimana negara ini harus dapat merumuskan kebijakan agar masyarakat kita jangan hanya menjadi sapi perahan ...