Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan regulasi emosi dengan aggressive driving behavior pada pengemudi bus antarkota dalam provinsi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 82 orang pengemudi bus. Teknik pengumpulan data penelitian ini menggunakan skala ERQ (Emotion Regulation Questionnare) dan skala ADBS (Aggressive Driving Behavior Scale). Hasil uji korelasi diperoleh koefisien korelasi (r) sebesar -0.754 dengan signifikan (p)=0.000 yang artinya bahwa Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga hasilnya menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara regulasi emosi dengan aggressive driving behavior pada pengemudi bus antarkota dalam provinsi.
Copyrights © 2023