Jurnal Anestesi Perioperatif
Vol 11, No 2 (2023)

Perbandingan Morfin Dosis 0,05 Mg dengan 0,1 Mg Sebagai Adjuvan Bupivakain 0,5% 10 Mg Intratekal Terhadap Skala Nyeri dan Durasi Analgesia Pascaseksio Sesarea

Putri Citra Barliana (Rumah Sakit Kharitas Bhakti Pontianak)
Ardi Zulfariansyah (Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung)
Ruli Herman Sitanggang (Departemen Anestesiologi dan Terapi Intensif Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Rumah Sakit Dr. Hasan Sadikin Bandung)



Article Info

Publish Date
30 Aug 2023

Abstract

Masalah pascaoperasi yang paling dikeluhkan oleh pasien yang menjalani seksio sesarea adalah nyeri akut pascaoperasi. Salah satu metode yang direkomendasikan dalam protokol Enhanced Recovery After Cesarean Section (ERACS) untuk mencegah nyeri akut pascaoperasi adalah penggunaan opioid long-acting intratekal dengan morfin intratekal sebagai baku standar. Penelitian dilakukan di RSUP Dr. Hasan Sadikin selama bulan Juli–Oktober 2022 Penelitian ini bertujuan menilai perbandingan intensitas nyeri dan durasi analgesia antara pemberian morfin 0,05 mg dan 0,1 mg sebagai adjuvan bupivakain 0,5% 10 mg intratekal pada pasien yang menjalani prosedur seksio sesarea. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan rancangan double blind randomized controlled trial. Penilaian intensitas nyeri dan durasi analgesia pada pasien dihitung setiap 1 jam sejak operasi selesai (T0) hingga jam ke-24 (T24) pascaoperasi. Analisis statistik data numerik menggunakan uji t tidak berpasangan pada data berdistribusi normal serta uji Mann Whitney pada data tidak berdistribusi normal. Analisis statistik data kategorik menggunakan uji chi-square dan alternatif uji Eksak Fisher. Intensitas nyeri NRS jam ke-2, -3, -4, -5, - 6, dan -7 pada kelompok morfin 0,1 mg lebih rendah dibanding dengan kelompok morfin 0,05 mg dengan perbedaan yang bermakna secara statistik (p<0,05). Simpulan. durasi analgesia pascaseksio sesarea pada pemberian morfin secara intratekal dosis 0,1 mg lebih lama dibanding dengan dosis 0,05 mg. 

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jap

Publisher

Subject

Education Health Professions

Description

Jurnal Anestesi Perioperatif (JAP)/Perioperative Anesthesia Journal is to publish peer-reviewed original articles in clinical research relevant to anesthesia, critical care, case report, and others. This journal is published every 4 months with 9 articles (April, August, and December) by Department ...