Memiliki variabel yang mencerminkan volume atau kompleksitas pekerjaan seseorang adalah apa yang dimaksud dengan istilah " beban kerja." Jatuhnya pasien adalah insiden yang disaksikan oleh korban atau saksi mata dan meninggalkan seseorang berbohong atau terluka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan bagaimana kepatuhan terhadap implementasi pencegahan risiko di RSUD Ajibarang terkait dengan beban kerja perawat. Metode studi korelasi dikombinasikan dengan pendekatan cross-sectional adalah metodologi penelitian yang digunakan. Perawat pelaksana dan ketua tim perawat di RSUD Ajibarang termasuk sampel dalam penelitian ini. 52 perawat dibagi menjadi lima ruang perawatan untuk menjadi sampel. Survei adalah alat yang digunakan dalam penelitian untuk mengumpulkan data. Analisis data univariate dan bivariate (uji korelasi spearmank rank) digunakan dalam penelitian ini. Menurut temuan penelitian, perawat RSUD Ajibarang memiliki persentase beban kerja yang tinggi sebesar 40,4%. Di rumah sakit Ajibarang, persentase kepatuhan dengan implementasi penurunan pencegahan risiko menunjukkan hasil ketidaksesuaian 61.5%. Dengan nilai p 0.000 (<0,05), hasil tes analisis peringkat spearmank mengungkapkan korelasi antara beban kerja perawat dan kepatuhan rumah sakit Ajibang dengan implementasi pencegahan resiko jatuh. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kepatuhan dengan implementasi pencegahan resiko jatuh di RSUD Ajibarang rumah sakit berkorelasi dengan beban kerja perawat.
Copyrights © 2024