Unit apotek rawat jalan merupakan sarana pengambilan obat pada setiap pasien yang berada di rumah sakit yang telah menerima pelayanan dari dokter maka akan mengambil obat ke apotek rawat jalan maupun apotek rawat inap yang ada di rumah sakit. Banyaknya pasien dan atau keluarga pasien yang mengambil obat menyebabkan terjadinya penumpukan jumlah orang di depan loket pengambilan obat. Penumpukan ini mengakibatkan tertutupnya jalan untuk orang lain ataupun petugas untuk lewat pada jalan tersebut serta dapat mengakibatkan penurunan kepuasan pasien. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan strategi pemecahan masalah penumpukan pasien pada proses pengambilan obat di depan apotek rawat jalan di rumah sakit.. Metode yang digunakan yaitu metode fishbone yang dilakukan untuk mengetahui akar masalah terjadinya penumpukan pasien saat pengambilan obat. Analisis fishbone diperoleh melalui wawancara mendalam kepada staf di apotek rawat jalan. Berdasarkan analisis fishbone yang telah dilakukan, diperoleh bahwa akar masalah yaitu pasien yang sudah menerima pengobatan dan ingin mengambil obat dari poli berdatangan bersamaan, dan keluarga pasien yang ikut mengantar juga ikut mengantri di tempat yang sama. Strategi pemecahan masalah yang direkomendasikan yaitu koordinasi dengan dokter di poliklinik, mengoptimaslkan aplikasi online, mengevaluasi kinerja, dan menambah tenaga kerja.
Copyrights © 2023