Pendidikan kewirausahaan di Perguruan Tinggi menjadi salah satu upaya untuk mengurangi pengangguran. Lulusan Perguruan Tinggi diharapkan menjadi job creator (pencipta lapangan kerja) daripada job seeker (pencari kerja). Namun kemampuan kewirausahaan mahasiswa masih sehingga perlu ditingkatkan kemampuannya secarara lengkap mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sebuah usaha. Universitas Widyagama Malang sudah mendeklarasikan sebagai Research and Entrepreneurship University namun masih perlu penguatan pada tataran ketrampilan dan sikap perilaku bertanggung jawab pada bidang kewirausahaan. Ketersedian lahan menjadi faktor pembatas pada budidaya pertanian secara konvensional. Pada umumnya kos mahasiswa di sekitar Universitas Widyagama Malang tidak menyisakan ruang terbuka hijau yang cukup sehingga menjadi pembatas untuk dapat berwirausaha di bidang pertanian secara konvensional. Permasalahan Kewirausahaan mahasiswa Prodi Agroteknologi adalah rendahnya sikap perilaku bertanggungjawab kewirausahaan mahasiswa, rendahnya ketrampilan wirausaha mahasiswa Agroteknologi di bidang pertanian dan Keterbatasan lahan untuk usaha di bidang pertanian. Solusi yang diajukan adalah pelatihan penyusunan bisnis plan Microgreen, Pelatihan dan pendampingan budidaya wirausaha microgreen, dan membentuk wirausaha baru untuk mahasiswa Agroteknologi. Hasil yang dicapai adalah terwujudnya pemahaman, ketrampilan dan sikap perilaku mahasiswa Agroteknologi dalam berwirausaha microgreen dengan keamampuan menyusun bisnis plan, mampu melakukan budidaya microgreen dan terbentuknya wirausaha microgreen.
Copyrights © 2022