Komponen yang sangat penting untuk menunjang prestasi atlet bolavoli dalammelakukan smash adalah daya ledak otot tungkai. Pemain yang memiliki daya ledak otottungkai yang kuat akan dapat melakukan loncatan yang maksimal. Penelitian bertujuanuntuk mengetahui pengaruh latihan lompat gawang dan skipping terhadap hasil verticaljump atlet bolavoli putra Vopas Semarang. Penelitian ini adalah penelitian quasiexperiment dimana 14 subjek dibagi ke dalam 2 kelompok, 7 subjek diberikan latihanlompat gawang dan 7 subjek lain diberikan latihan vertical jump selama 1 bulan. Hasilvertical jump diukur sebelum perlakukan dan setelah perlakuan. Pengujian hipotesismenggunakan uji t dengan bantuan program spss for windows versi 24.Hasil penelitian menujukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan lompatgawang terhadap kemampuan vertical jump dengan t-hitung (14,892) > t-tabel (2,447)dan p=0,000 (p<0,005). Sedangkan latihan skipping juga signifikan meningkatkanvertical jump dengan t-hitung (29,000) > t-tabel (2,447) dan p=0,000 (p<0,005). Latihankelompok lompat gawang tidak lebih baik dibandingkan kelompok latihan skippingterhadap vertical jump atlet bolavoli vopas Semarang (p=0,820).Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian perlakuan lari gawang dan latihanskipping selama 12 kali pertemuan dengan frekuensi latihan 3 kali seminggu memberikanpengaruh terhadap yang signifikan terhadap peningkatan hasil vertical jump pada atletbolavoli putra Vopas Semarang.
Copyrights © 2023