Anemia defisiensi besi merupakan penyebab utama penurunan daya tahan aerob. Pemberian vitamin C dapat memberi pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hemoglobin dan daya tahan aerob. Kacang hijau (Phaseolus radiatus) dapat memenuhi kebutuhan vitamin C dan memiliki aktivitas biologis sebagai sumber antioksidan. Tujuan penelitian ialah menentukan kadar vitamin C pada ekstrak etanol kecambah kacang hijau dengan larutan standar vitamin C sebagai kontrol positif. Metode terdiri dari ekstraksi, penentuan panjang gelombang maksimum, penetapan kurva standar, serta pengukuran kadar ekstrak etanol kecambah kacang hijau dan larutan standar vitamin C. Hasil penelitian menunjukkan Panjang gelombang maksimum dalam penentuan kadar vitamin C adalah 260 nm, serta ekstrak etanol kecambah kacang hijau memiliki kandungan vitamin C sebesar 0,200 ppm pada takaran 20 ppm. Kadar ini setara dengan kontrol positif, yaitu standar larutan vitamin C 10 ppm. Kesimpulan ialah 20 µg/mL ekstrak etanol kecambah kacang hijau mengandung vitamin C sebesar 0,200 µg/mL.
Copyrights © 2023