Pengobatan penyakit periodontal dapat diberikan pengobatan berupa obat herbal. Tanaman eceng gondok terbukti mempunyai khasiat sebagai obat karena mempunyai kandungan antibakteri berupa flavanoid, tanin dan alkaloid. Tujuan penelitian untuk menguji efektivitas antibakteri ekstrak daun eceng gondok terhadap pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis. Jenis penelitian yang digunakan yaitu metode difusi cakram Sampel dibagi menjadi 4 kelompok masing-masing diberi konsentrasi 7,25%, 15%, 30%, 50%, kontrol positif (Chlorhexidine gluconate 0,2%), dan kontrol negatif (aquades). Hasil pengujian terdapat zona hambat pada konsentrasi 7,25%, 15%, 30%, 50% ekstrak daun eceng gondok dengan kategori zona hambat lemah sampai sedang. Uji One Way Anova menunjukkan p<0,05 yang artinya terdapat perbedaan dari setiap perlakuan. Kesimpulan daun eceng gondok (Eichhornia crassipes) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Porphyromonas gingivalis dengan kemampuan daya hambat paling besar terdapat pada konsentrasi 50% yaitu 6,2 mm yang termasuk kategori zona hambat sedang.
Copyrights © 2023