Penelitian berjudul ‘Kajian Visual Film Animasi Ibra : Membelah Bulan’  dilatarbelakangi oleh film sebagai produk dari kemajuan teknologi informasi yang mempermudah berbagai aspek kehidupan baik sebagai media edukasi maupun hiburan. Di sisi lain dengan semakin beragamnya media memunculkan dampak tidak baik yaitu munculnya konten-konten negatif tanpa memuat subjek edukatif yang mempengaruhi perkembangan kognitif, afektif dan psikomotorik anak. Melalui penelitian film berjudul ‘Kajian Visual Film Animasi Ibra : Membelah Bulan’  dikembangkan oleh Manara Studio sebagai studi kasus dimana sebuah media hiburan dapat juga berperann sebagai media edukasi yang efektif. Film dianalisis dengan metode semiotika dengan pendekatan kualitatif untuk melihat bahwa secara bahasa visual media tersebut dapat mengakomodasi kebutuhan belajar dan bermain anak-anak.The research titled ‘Kajian Visual Film Animasi Ibra : Membelah Bulan’  is motivated by cinema as a product of advances in information technology that facilitate various aspects of life both as a means of education and entertainment. On the other hand, the increasing variety of media has a negative impact, namely the emergence of negative content without educational topics that affects the cognitive, affective and psychomotor development of children. Through research, a film titled ‘Kajian Visual Film Animasi Ibra : Membelah Bulan’  was developed by Manara Studio as a case study where an entertainment medium can also act as an effective educational medium. The films are analyzed using the semiotic method with a qualitative approach to see that in terms of language, visual media can meet children's learning and playing needs.Â
Copyrights © 2023