Bank sampah merupakan salah satu kebijakan pengurangan sampah yang diupayakan oleh pemerintah Indonesia. Selain sebagai strategi pengurangan sampah, implementasi bank sampah bertujuan untuk merubah paradigma masyarakat terhadap sampah, meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Bank sampah saat ini tidak hanya sebatas tempat untuk jual beli sampah, namun telah berkembang menjadi unit pengolahan sampah. Kegiatan pada bank sampah bergantung dari jenisnya yakni Bank Sampah Induk (BSI) atau Bank Sampah Unit (BSU). Perbedaan antara kedua jenis bank sampah terletak pada jangkauan pelayanan dan kelengkapan fasilitas bank sampah. Saat ini, terdapat beberapa permasalahan yang terjadi pada bank sampah. Hal ini dibuktikan dari adanya penurunan presentase bank sampah di beberapa daerah. Penurunan presentase ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja bank sampah, antara lain: desain pengelolaan sampah, desain Standar Operasional Prosedur (SOP) pendirian bank sampah,infrastruktur bank sampah, sistem organisasi bank sampah, kompetensi pengelola bank sampah, sinergi antar pemangku kepentingan, partisipasi masyarakat, jenis sampah, dan rantai pasok sampah.Kata kunci: bank sampah, kinerja, sampah.
Copyrights © 2023