Berhasil tidaknya pengobatan ARV melalui keadaan viral load dapat ditekan maka bisa membuat peningkatan status imun pasien HIV dan membuat kematian karena infeksi oportunistik semakin berkurang (Karyadi TH, 2017). Merujuk Tingkatan pengambilan obat ARV tampak beberapa yang tidak tepat waktu yakni melebihi batas pengambilan obat. Hal itu tampak berdasarkan tingkatan kedatangan ODHA mengambil obat di setiap bulan. Tujuan atas penelitian ini ialah diketahui Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Minum Obat ARV Pasien Rawat Jalan Di RSUD Dr. H Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Studi ini memakai rancangan penelitian cross sectional study. Populasinya mencakup keseluruhan pasien HIV rawat jalan yang memperoleh ARV Di RSUD Dr. H Abdul Moeloek Provinsi Lampung sejumlah 479 orang, sampel 139 pasien.Data diperoleh memakai kuesioner yang sudah di uji validitas r tabel (0,0468) dan realibilitas >0,6 , lalu sebelum diberikan ke responden diberikan informant consent untuk persetujuan pengisian kuisioner oleh responden, analisa data menggunakan uji regresi logistik. Penelitian yang dihasilkan memperlihat Tidak dijumpai hubungan usia, jenis kelamin, pendidikan dan lama pengobatan dengan Kepatuhan Minum Obat ARV. Ada hubungan pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, motivasi Dengan Kepatuhan Minum Obat ARV Pasien HIV Rawat Jalan di RSUD Dr. H Abdul Moeloek Provinsi Lampung. Sikap merupakan factor dominan yang mempunyai hubungan dengan Kepatuhan Minum Obat ARV.
Copyrights © 2023