Pelayanan Kegawatdaruratan merupakan tindakan medis yang dibutuhkan oleh pasien gawat darurat dalam waktu cito untuk menyelamatkan nyawa dan penegahan kecacatan dan perlu ditingkatkan standar pelayanan gawat darurat agar dapat memenuhi harapan masyarakat yang selalu menginginkan kualitas  pelayanan yang bermutu tinggi. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana implementasi kebiajakan kualitas pelayanan kegawatdaruratan di Instalasi gawat darurat RSUD Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomologi dan wawancara mendalam. Informan dalam penelitian ini adalah kepala bidang pelayanan medik dan kepala ruangan IGD sebagai Informan kunci serta bagian humas, dokter dan perawat IGD sebagai informan biasa (pendukung). Penelitian menunjukkan bahwa tata letak hubungan ruang dan kebutuhan ruang masih belum sesuai dengan kebijakan yang berlaku ditandai belum adanya ruang radiologi, ruang tindakan operasi dan ruang farmasi khusus di IGD, serta standar tenaga kesehatan masih terdapat sebagian perawat di IGD yang belum memiliki seertiikasi khusus. Sarana dan prasarana pelayanan yang telah disediakann di IGD telah sesuai dengan kebijakan yang berlaku didukung dengan adanya ketersediaan fasilitas penunjang yang memadai. Implementasi kebijakan pelayanan kegawatdaruratan dalam tata letak hubumgan ruang, kebutuhan ruang, sumber daya manusia dan sarana prasarana di IGD RSUD Kota Makassar secara garis besar telah sesuai dengan kebijakan pemerintah yang telah ditetapkan.
Copyrights © 2023