Merkuri merupakan logam yang berbentuk cair, warna putih perak dan mudah menguap pada suhu ruangan. Gangguan neurologi dan perilaku dapat diamati setelah terpapar senyawa merkuri melalui proses pernafasan, menelan atau melalui kulit. Gejala yang muncul termasuk tremor, insomnia, kehilangan memori, efek neuromuskular, sakit kepala dan disfungsi kognitif dan motorik. Penelitian ini dilakukan dengan bertujuan untuk menganalisis faktor yang berhubungan dengan pajanan merkuri pada urine terhadap gangguan neurologi pada pengrajin emas. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 32 responden. Jumlah sampel 21 responden. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu metode non probability. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan antara kadar merkuri dalam urine dengan gangguan neurologi pada pengrajin emas sebesar 0.030, (2) tidak terdapat hubungan antara umur dengan gangguan neurologi pada pengrajin emas sebesar 0.080, (3) tidak terdapat hubungan antara lama paparan dengan gangguan neurologi pada pengrajin emas sebesar 0.183, (4) tidak terdapat hubungan antara umur dengan kadar merkuri dalam urine pada pengrajin emas sebesar 0.659, (5) tidak terdapat hubungan antara lama paparan dengan kadar merkuri dalam urine pada pengrajin emas sebesar 1.000. Kesimpulan bahwa kadar merkuri dalam urine berhubungan dengan gangguan neurologi pada pengrajin emas di Kecamatan Wajo Makassar.
Copyrights © 2024