Hipertensi merupakan penyakit silent killer dan diketahui sebagai penyebab utama kematian tanpa gejala terutama pada lansia. Terjadi peningkatan prevalensi hipertensi di Indonesia dalam 5 tahun terakhir dan meningkatnya terjadi pada orang dengan usia lanjut. Dari data puskesmas Pekauman Banjarmasin 2021 pasien hipertensi berjumlah 1.067. Hal yang sering terjadi pada proses penuaan menyebabkan lansia mudah lupa untuk minum obat sehingga diperlukan sistem pengingat berupa kartu kontrol obat. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penggunaan kartu kontrol obat terhadap kepatuhan mengkonsumsi obat antihipertensi pada lansia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Metode dalam penelitian ini adalah experimental desain one group pretest-posttest. Jumlah sampel dalam penelitiain ini adalah 15 penderita hipertensi berusia ≥ 60 tahun di Puskesmas Pekauman yang diambil dengan teknik purposive sampling dan dianalisa dengan uji Wilcoxon. Hasil pada penelitian ini adalah hasil pretest menunjukkan sebagian besar responden memiliki kepatuhan rendah (73,3%) dan memiliki kepatuhan sedang saat posttest (53,3%). Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p value 0,001 < α 0,05. Melihat hasil yang ada maka disimpulkan kartu kontrol obat efektif terhadap kepatuhan mengkonsumsi obat antihipertensi pada lansia di Puskesmas Pekauman Banjarmasin.
Copyrights © 2024