Ketahanan pangan adalah suatu kondisi terpenuhinya pangan suatu negara atau perseorangan baik dari segi variasi, kuantitas , kualitas, keamanan, dan gizi. Ketahanan pangan menjadi isu penting yang harus diperhatikan akhir-akhir ini guna mewujudkan salah satu tujuan SDGs. Penelitian ini bertujuan untuk mengelompokkan provinsi-provinsi di Indonesia berdasarkan karakteristik indikator ketahanan pangan dan membandingkan beberapa metode untuk mendapatkan metode pengelompokan yang terbaik. Metode-metode yang dibandingkan yaitu hard clustering (K-Means dan K-Medoids) dan soft clustering (Fuzzy C-Means). Data yang digunakan adalah data sekunder 34 provinsi di Indonesia tahun 2021 dari Badan Pusat Statistik dan lembaga lainnya. Hasil penelitian ini menemukan bahwa metode K-Means merupakan metode terbaik dalam pengelompokan provinsi-provinsi di Indonesia menurut tingkat ketahanan pangannya. Metode ini membentuk dua klaster yang mayoritas provinsi-provinsi di Indonesia memiliki ketahanan pangan. Klaster pertama terdiri dari 8 provinsi dengan tingkat kerawanan pangan, sedangkan klaster kedua terdiri dari 26 provinsi dengan tingkat ketahanan pangan.
Copyrights © 2023