Lumbung Farmasi : Jurnal Ilmu Kefarmasian
Vol 4, No 2 (2023): Juli

Aktivitas Antibakteri Penyebab Jerawat Ekstrak Daun Sintok Lancang (Cinnamomum javanicum Blume) asal Kalimantan Tengah

Syahrida Dian Ardhany (Muhammadiyah University of Palangkaraya)
Hendri Sanjaya (Muhammadiyah University of Palangkaraya)
Amindra Irawan (Muhammadiyah University of Palangkaraya)
Susi Novaryatiin (Muhammadiyah University of Palangkaraya)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2023

Abstract

Daun Sintok Lancang (Cinnamomum javanicum Blume) merupakan salah satu tanaman khas Kalimantan Tengah yang kaya manfaat tetapi belum banyak diteliti. Berdasarkan penelitian sebelumnya daun Sintok Lancang mempunyai kemampuan daya antioksidan yang kuat dengan kemungkinan adanya korelasi daya antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi antibakteri terhadap beberapa bakteri penyebab jerawat (P.acnes, S.aureus dan S.epidermidis). Metode yang digunakan dalam penelitian ini metode difusi Kirby-Bauer dengan varian konsentrasi ekstrak 1%, 5%, 10% dan 15% dibandingkan dengan kelompok kontrol yaitu klindamisin gel 1%. Berdasarkan hasil yang didapatkan ekstrak etanol daun Sintok Lancang dengan varian konsentrasi 1%, 5%, 10% dan 15% terhadap 3 bakteri penyebab jerawat (P.acnes, S.aureus dan S.epidermidis) menurut interpretasi CLSI termasuk dalam kategori resistant dimana seluruh konsentrasi menghasilkan zona hambat ≤ 14 mm. Dapat disimpulkan bahwa seluruh varian konsentrasi ekstrak daun Sintok Lancang terhadap ketiga jenis bakteri penyebab jerawat termasuk dalam kategori resistant, sehingga pada penelitian ini tidak ditemukan korelasi daya antibakteri dengan daya antioksidan Sintok Lancang yang kuat.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

farmasi

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology

Description

Penelitian Di Bidang Farmasi (Farmasi Bahan Alam, Farmasi Klinis & Komunitas, Farmasi Tekonologi, Kimia Farmasi, dan ...