Penjumlahan pecahan merupakan salah satu materi yang diajarkan pada siswa kelas III di Sekolah Dasar. Keberhasilan siswa dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahan selain bergantung pada kemampuan dasar yang dimiliki siswa juga sangat ditentukan dari kemampuan siswa dalam memahami konsep pecahan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis kesalahan siswa kelas III Sekolah Dasar dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahan. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan tes tertulis dan wawancara. Pengambilan subjek pada penelitian ini menggunakan purposive sampling. Sementara teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ditemukan dua jenis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal penjumlahan pecahan yaitu kesalahan karena kecerobohan dan kesalahan karena konsep. Kesalahan diduga karena kecerobohan ini terjadi ketika siswa menjumlahkan pecahan dengan penyebut yang berbeda. Sementara kesalahan konsep terjadi ketika siswa menjumlahkan pecahan dengan penyebut yang sama.
Copyrights © 2022