JKaKa
Vol. 3 No. 2 (2023): JULI 2023

DAKWAH ISLAM PASCA WAFATNYA NABI MUHAMMAD SAW

Maskur, maskur (Unknown)
Abdi Fauji Hadiono (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Aug 2023

Abstract

Pasca Nabi Muhammad SAW wafat status sebagai Rasulullah tidak dapat diganti oleh siapapun, akan tetapi kedudukan Rasulullah SAW. Sebagai pemimpin kaum muslimin harus tergantikan. Peradaban Islam Periode Al-Khulafa’ Al-Rasyidin. Nabi Muhammad SAW wafat pada tanggal 12 Rabiulawal tahun 11 H atau tanggal 8 Juni 632 M. Sesaat setelah beliau wafat, situasi di kalangan umat Islam sempat kacau. Hal ini disebabkan Nabi Muhammad SAW tidak menunjuk calon penggantinya secara pasti. Dua kelompok yang merasa paling berhak untuk dicalonkan sebagai pengganti Nabi Muhammad SAW adalah kaum Muhajirin dan Anshar. Terdapat perbedaan pendapat antara kaum Muhajirin dan Anshar karena kaum Muhajirin mengusulkan Abu Bakar as Shiddiq, sedangkan kaum Anshar mengusulkan Sa’ad bin Ubadah sebagai pengganti nabi Muhammad SAW. Perbedaan pendapat antara dua kelompok tersebut akhirnya dapat diselesaikan secara damai setelah Umar bin Khatab mengemukakan pendapatnya. Selanjutnya, Umar menegaskan bahwa yang paling berhak memegang pimpinan sepeninggal Rasulullah adalah orang-orang Quraisy. Alasan tersebut dapat diterima oleh kedua belah pihak.

Copyrights © 2023






Journal Info

Abbrev

jkaka

Publisher

Subject

Religion Arts Computer Science & IT Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam Adalah jurnal unggulan Fakultas Dakwah Komunikasi dan Penyiaran Islam, IAI Darussalam Blokagung Banyuwangi bekerjasama dengan Asosiasi Profesi Dakwah Indonesia (APDI). JKaKa:Jurnal Komunikasi dan Konseling Islam menyediakan karya ilmiah hasil penelitian ...