Air menjadi unsur vital di berbagai aktivitas manusia. Namun permasalahan air sering terjadi diakibatkan lingkungan yang tercemar, salah satunya ialah air tanah yang mengandung besi. Air yang di dalamnya terdapat besi (Fe) menunjukkan adanya rasa, air berwarna kuning-kecoklatan, serta menghasilkan endapan. Begitu pula ciri-ciri air sumur yang terdapat di Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Penelitian dilakukan untuk mengetahui parameter fisik dan kadar besi (Fe) dalam air sumur di Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 Mei - 8 Juni 2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Sebanyak 10 sampel yang diuji parameter fisik, dan hanya 3 sampel yang dipilih diuji parameter kimia. Analisis data berdasarkan hasil uji sampel penelitian. Hasil yang didapatkan dari sampel yang diuji pada penelitian adalah sumur gali maupun sumur bor masyarakat di kelurahan Bantan, kecamatan Medan Tembung, sangat keruh sebanyak 4 sumur, keruh sebanyak 3 sumur, berbau sebanyak 8 sumur, dan yang berasa sebanyak 7 sumur. Selain itu, air sumur gali dan sumur bor masyarakat mengandung kadar besi (Fe) sebanyak 0,373 mg/L, 0,676 mg/L, dan 0,411 mg/L. Simpulan didapatkan bahwa baik air sumur gali maupun air sumur bor masyarakat di Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung mengandung besi (Fe) yang kadarnya lebih tinggi dari baku mutu yang telah ditetapkan Permenkes No. 2 Tahun 2023 mengenai persyaratan air minum dan kebutuhan hygiene sanitasi.
Copyrights © 2023