Meutia Nanda
Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS PARAMETER FISIK (KEKERUHAN, BAU, RASA) DAN UJI KANDUNGAN BESI (Fe) PADA SUMUR GALI DAN SUMUR BOR DI KELURAHAN BANTAN, KECAMATAN MEDAN TEMBUNG Meutia Nanda; Anisa Fitri Handaris Purba; Khairunnisa Gultom; Kyky Sartika Sari; Nur Muthmainah; Fauji Ramadhan
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2023): SEPTEMBER 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i3.16765

Abstract

Air menjadi unsur vital di berbagai aktivitas manusia. Namun permasalahan air sering terjadi diakibatkan lingkungan yang tercemar, salah satunya ialah air tanah yang mengandung besi. Air yang di dalamnya terdapat besi (Fe) menunjukkan adanya rasa, air berwarna kuning-kecoklatan, serta menghasilkan endapan. Begitu pula ciri-ciri air sumur yang terdapat di Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung. Penelitian dilakukan untuk mengetahui parameter fisik dan kadar besi (Fe) dalam air sumur di Kelurahan Bantan Kecamatan Medan Tembung. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan menggunakan metode eksperimen. Penelitian dilakukan pada tanggal 30 Mei - 8 Juni 2023. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Sebanyak 10 sampel yang diuji parameter fisik, dan hanya 3 sampel yang dipilih diuji parameter kimia. Analisis data berdasarkan hasil uji sampel penelitian. Hasil yang didapatkan dari sampel yang diuji pada penelitian adalah sumur gali maupun sumur bor masyarakat di kelurahan Bantan, kecamatan Medan Tembung, sangat keruh sebanyak 4 sumur, keruh sebanyak 3 sumur, berbau sebanyak 8 sumur, dan yang berasa sebanyak 7 sumur.  Selain itu, air sumur gali dan sumur bor masyarakat mengandung kadar besi (Fe) sebanyak 0,373 mg/L, 0,676 mg/L, dan 0,411 mg/L. Simpulan didapatkan bahwa baik air sumur gali maupun air sumur bor masyarakat di Kelurahan Bantan, Kecamatan Medan Tembung mengandung  besi (Fe) yang kadarnya lebih tinggi dari baku mutu yang telah ditetapkan Permenkes No. 2 Tahun 2023 mengenai persyaratan air minum dan kebutuhan hygiene sanitasi.
Relationship Between Personal Hygiene and the Incidence of Diarrhea on Students 104219 SDN Tanjung Anom Meutia Nanda; Azzahra Ramadhana Nasution; Tania Yusrina; Ismi Larasati Hasibuan; Rizky Nanda Pratama
International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS) (Special Issue) - International Journal of Health, Economics, and Social Sciences (IJHESS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/ijhess.v7i2.5681

Abstract

Diarrhea is a disease that is often found in developing countries, including Indonesia, and is the main cause of morbidity and mortality in children. One factor that has a big role is personal hygiene behavior. Elementary school age children are a group that is very vulnerable to diarrheal infections. This study aims to identify the relationship between personal hygiene habits and the incidence of diarrhea in students at SDN 104219 Tanjung Anom. This research uses a quantitative descriptive approach to analyze the relationship between personal hygiene and the incidence of diarrhea in students at SDN 104219 Tanjung Anom. The population in this study consisted of 40 students in grades V and VI who were selected using the purposive sampling method to take the pretest and posttest as a measurement tool. The results of this research can be seen from the increase in the average student score from the pretest of 14.825 to 18.35 on the posttest. Apart from that, the correlation test results show a strong and significant relationship between the pretest and posttest results with an r value of 0.706 and p = 0.000. So it can be said that there is a relationship between personal hygiene and the incidence of diarrhea.
Formulasi Cookies Bit Merah: Analisis Proksimat, Kadar Zat Besi, dan Kontribusinya pada Pemenuhan Angka Kecukupan Gizi Remaja Romiza Arika; Yuliawati Anggraini Siregar; Syafran Arrazy; Meutia Nanda
Media Gizi Ilmiah Indonesia Vol 4 No 2 (2026): AUGUST 2026
Publisher : Kabar Gizi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62358/mgii.v4i2.165

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang membutuhkan asupan zat gizi optimal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Zat besi menjadi komponen gizi yang dibutuhkan untuk mendukung fungsi biologis dan fisiologis. Pengembangan produk pangan dengan kandungan zat besi yang lebih baik menjadi salah satu alternatif untuk memenuhi kecukupan gizi. Bit merah merupakan pangan lokal yang mengandung zat besi sehingga berpotensi dikembangkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis formulasi cookies bit merah terhadap kandungan gizi, kadar zat besi, serta kontribusinya terhadap pemenuhan Angka Kecukupan Gizi (AKG) zat besi remaja. Penelitian eksperimental ini menggunakan rancangan acak lengkap menggunakan tiga formulasi cookies, yaitu F0 (tanpa penambahan tepung bit merah), F1 (penambahan tepung bit merah 25%), dan F2 (penambahan tepung bit merah 50%). Analisis yang dilakukan meliputi uji proksimat serta kadar zat besi menggunakan metode Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tepung bit merah memberikan pengaruh terhadap kandungan gizi dan kadar zat besi cookies. Formulasi F2 memiliki kadar zat besi tertinggi yaitu sebesar 0,461 µg/g dengan kontribusi zat besi tertinggi terhadap AKG remaja sebesar 1,73% pada usia 10–12 tahun dan 0,92% pada usia 13–18 tahun. Cookies bit merah berpotensi menjadi camilan alternatif yang menyumbang zat besi, meskipun kontribusinya terhadap AKG masih relatif kecil sehingga perlu dikombinasikan dengan sumber zat besi lain