Akademisi merupakan tenaga profesional yang bertugas di Dunia Pendidikan. Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia pada akedemisi diperlukan untuk meningkatkan Pembangunan Nasional. Salah satu peningkatan mutu tersebut dengan pola makan yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pola makan para akedemisi yang berada dilingkungan Politeknik Negeri Sriwijaya. Metode Penelitian menggunakan teknik purposive sampling yaitu sebanyak 20 responden berjenis kelamin laki-laki dari total 700 orang yang merupakan akademisi di Politeknik Negeri Sriwijaya. Pengambilan sampel sebanyak 20 orang sudah representatif sesuai dengan rumus Lemeshow. Seluruh responden diminta mengisi kuisioner food record selama 10 hari pada awal bulan Mei 2023 dengan takaran makan mengikuti penetapan dari Kementrian Kesehatan RI. Penelitian menggunakan jenis analisa kuantitatif yang mana seluruh data penelitian diinput dan dianalisis menggunakan aplikasi bernama nutrisurvey. Hasil penelitian menyatakan bahwa pola makan selama 10 hari menghasilkan asupan energi sebesar 58%, air sebanyak 52%, protein 77%, fat 64%, serat 24%. Nasi dan nasi goreng merupakan pangan sumber karbohidrat, serat pangan, dan lemak yang paling banyak dikonsuksi. Ayam goreng dan tempe merupakan pangan sumber protein yang paling banyak dikonsumsi. Kesimpulan dari penelitian yaitu terdapat kelebihan asupan nutrisi pada protein dan lemak yang serta terdapat kekurangan karbohidrat dikonsumi oleh responden. Nasi dan ayam goreng merupakan sumber pangan yang paling banyak dikonsumsi.
Copyrights © 2023