Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina selain darah, dapat berupa lendir putih, disertai dengan rasa gatal. Hampir semua wanita pernah mengalami keputihan tetapi tidak sedikit yang jarang mengalaminya. Penyebab utama keputihan disebabkan oleh jamur Candida albicans (C.albicans). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuidanya jamur C.albicans pada Urine mahasiswi Diploma III Teknologi Laboratorium Medis pengguna pantyliner. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Sampel yang digunakan adalah Urine midstream dengan jumlah sampel 30. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Sampel Urine yang telah diambil diinokulasi pada suhu 37ºC selama 3-4 hari pada media Sabouraud Dextrose Agar (SDA). Setelah itu dilakukan pemeriksaan secara makroskopis dan mikroskopis terhadap koloni jamur yang tumbuh. Data dianalisis secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari seluruh responden 26,7% positif jamur C.albicans dan 73,3% negatif jamur C.albicans. Berdasarkan personal hygiene yang baik didapatkan hasil 10% positif jamur C.albicans dan 16,7% positif jamur C.albicans dengan personal hygiene yang kurang baik, dan responden yang menggunakan pantyliner dengan baik didapatkan hasil 16,7% positif jamur C.albicans, sedangkan sebanyak 10% positif jamur C.albicans dengan penggunaan pantyliner yang kurang baik, dan responden yang menggunakan pantyliner jenis herbal didapatkan hasil sebanyak 20% positif jamur C.albicans dan sebanyak 6,67% positif jamur C.albicans dengan menggunakan pantyliner jenis biasa. Dengan demikian, responden dianjurkan dapat melakukan pencegahan terhadap masalah keputihan dengan memperhatikan personal hygiene, dan mengurangi pemakaian pantyliner.
Copyrights © 2023