Latar belakang penelitian ini adalah permasalahan hasil asesmen fase B (kelas IVB) masih rendah. Penerapan Kurikulum Merdeka yang didapat guru untuk melaksankannya kurang maksimal, terlihat hasil asesmen peserta didik masih belum mencapai kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP). Peserta didik belum semua terfasilitasi cara belajarnya. Untuk meningkatkan hasil asesmen, guru menggunakan implementasi pembelajaran berdiferensiasi sesuai kebutuhan peserta didik. Diferensiasi yang digunakan adalah diferensiasi konten, proses, dan produk. Diferensiasi produk diberikan pilihan tugas produk agar peserta didik dapat memilih produk yang akan dikerjakan sesuai minatnya. Berdasarkan hasil asesmen dan tujuan pembelajaran dikonversikan dalam KKTP, dari siklus I menunjukkan 10 peserta didik atau 35,71% belum tuntas masih belum mencapai KKTP sedangkan 18 atau 64,29% peserta didik sudah tuntas. Rata-rata hasil asesmen siklus I yaitu 77,85 Penelitian dilanjutkan dengan siklus II, hasilnya 3 peserta didik atau 10,71% belum tuntas, dan 25 anak atau 89,29% anak tuntas dengan rata-rata 86,07. Setelah dibandingkan hasil dari siklus I dan siklus II terdapat peningkatan rata-rata hasil asesmen sebesar 7,22. Hal ini dapat ditarik kesimpulan bahawa penelitian implementasi pembelajaran berdiferensiasid matematika materi menghitung luas I fase b (kelas IVB) semester II SDN Ngaliyan 01 berhasil meningkatkan hasil asesmen.
Copyrights © 2023