Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika
Vol 8, No 1 (2023)

Analisis Proses Berpikir dalam Pemecahan Masalah Matematika Siswa Berdasarkan Langkah Polya Ditinjau dari Self Efficacy di SMA Negeri 1 Kendari

Untung Untung (PPs Pendidikan Matematika, Universitas Halu Oleo)
Edi Cahyono (Matematika, Universitas Halu Oleo)
Nana Sumarna (Pendidikan Matematika, Universitas Halu Oleo)



Article Info

Publish Date
25 May 2023

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses berpikir pemecahan masalah matematika siswa SMA Negeri 1 Kendari berdasarkan langkah Polya di tinjau dari self efficacy. Pendeskripsian proses berpikir dalam memecahkan masalah dengan menggunakan langkah Polya, yaitu (1) memahami masalah, (2) merencanakan pemecahan masalah, (3) melaksanakan rencana pemecahan masalah, dan (4) memeriksa kembali hasil pemecahan masalah. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang siswa yang masing-masing 1 siswa memiliki self efficacy tinggi, 1 siswa memiliki self efficacy sedang dan 1 siswa memiliki self efficacy rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket self efficacy dan tes tertulis yang disertai wawancara. Hasil analisis data yang diperoleh dilakukan dengan langkah reduksi, penyajian data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) Siswa SMA Negeri 1 Kendari dengan self efficacy tinggi telah melakukan pemecahan masalah matematika berdasarkan langkah Polya dengan baik karena mampu melakukan semua tahapan langkah Polya yaitu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan rencana pemecahan masalah, dan melakukan pemeriksaan kembali hasil pemecahan masalah. Disamping itu, siswa tersebut juga teridentifikasi memiliki tipe proses berpikir pemecahan masalah matematika dengan kategori konseptual, 2) Siswa SMA Negeri 1 Kendari dengan self efficacy sedang telah melakukan pemecahan masalah matematika berdasarkan semua langkah Polya dimana subjek mampu memahami masalah, namun kurang mampu merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan rencana pemecahan masalah, dan melakukan pemeriksaan kembali hasil pemecahan masalah. Sehingga, tipe proses berpikir pemecahan masalah matematika siswa tersebut tidak dapat teridentifikasi, dan 3) Siswa SMA Negeri 1 Kendari dengan self efficacy rendah melakukan pemecahan masalah matematika dengan hanya melakukan sebagian tahapan/langkah Polya yaitu dengan hanya melakukan tahapan/langkah memahami masalah, melaksanakan rencana pemecahan masalah, dan melakukan pemeriksaan kembali hasil pemecahan masalah, namun tidak mampu dilakukan dengan baik/benar. Sedangkan tahapan merencanakan pemecahan masalah tidak dapat dilakukan. Sehingga, tipe proses berpikir pemecahan masalah matematika siswa tersebut tidak dapat teridentifikasi.

Copyrights © 2023