Nana Sumarna
Pendidikan Matematika, Universitas Halu Oleo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Proses Berpikir dalam Pemecahan Masalah Matematika Siswa Berdasarkan Langkah Polya Ditinjau dari Self Efficacy di SMA Negeri 1 Kendari Untung Untung; Edi Cahyono; Nana Sumarna
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v8i1.42775

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses berpikir pemecahan masalah matematika siswa SMA Negeri 1 Kendari berdasarkan langkah Polya di tinjau dari self efficacy. Pendeskripsian proses berpikir dalam memecahkan masalah dengan menggunakan langkah Polya, yaitu (1) memahami masalah, (2) merencanakan pemecahan masalah, (3) melaksanakan rencana pemecahan masalah, dan (4) memeriksa kembali hasil pemecahan masalah. Subjek penelitian terdiri dari 3 orang siswa yang masing-masing 1 siswa memiliki self efficacy tinggi, 1 siswa memiliki self efficacy sedang dan 1 siswa memiliki self efficacy rendah. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket self efficacy dan tes tertulis yang disertai wawancara. Hasil analisis data yang diperoleh dilakukan dengan langkah reduksi, penyajian data dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa: 1) Siswa SMA Negeri 1 Kendari dengan self efficacy tinggi telah melakukan pemecahan masalah matematika berdasarkan langkah Polya dengan baik karena mampu melakukan semua tahapan langkah Polya yaitu memahami masalah, merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan rencana pemecahan masalah, dan melakukan pemeriksaan kembali hasil pemecahan masalah. Disamping itu, siswa tersebut juga teridentifikasi memiliki tipe proses berpikir pemecahan masalah matematika dengan kategori konseptual, 2) Siswa SMA Negeri 1 Kendari dengan self efficacy sedang telah melakukan pemecahan masalah matematika berdasarkan semua langkah Polya dimana subjek mampu memahami masalah, namun kurang mampu merencanakan pemecahan masalah, melaksanakan rencana pemecahan masalah, dan melakukan pemeriksaan kembali hasil pemecahan masalah. Sehingga, tipe proses berpikir pemecahan masalah matematika siswa tersebut tidak dapat teridentifikasi, dan 3) Siswa SMA Negeri 1 Kendari dengan self efficacy rendah melakukan pemecahan masalah matematika dengan hanya melakukan sebagian tahapan/langkah Polya yaitu dengan hanya melakukan tahapan/langkah memahami masalah, melaksanakan rencana pemecahan masalah, dan melakukan pemeriksaan kembali hasil pemecahan masalah, namun tidak mampu dilakukan dengan baik/benar. Sedangkan tahapan merencanakan pemecahan masalah tidak dapat dilakukan. Sehingga, tipe proses berpikir pemecahan masalah matematika siswa tersebut tidak dapat teridentifikasi.
Eksplorasi Etnomatematika pada Rumah Adat Tolaki Cici Imayanti; Makkulau Makkulau; Nana Sumarna
Jurnal Pembelajaran Berpikir Matematika (Journal of Mathematics Thinking Learning) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpbm.v8i1.42780

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengkaji nilai-nilai matematika yang terkandung pada rumah adat Tolaki dan mengetahui penggunaan konsep-konsep dan nilai-nilai matematika yang terkandung dalam rumah adat Tolaki pada pembelajaran matematika di Sekolah Dasar. Penelitian ini termasuk penelitian eksploratif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi pada nasarumber yang berbeda. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil akhir dalam penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat beberapa konsep dan nilai-nilai matematika pada bangunan rumah adat tolaki. Konsep-konsep matematika yang terdapat pada rumah adat tolaki meliputi: (1) konsep geometri yang terdiri dari konsep bangun datar dan bangun ruang yang terdapat pada pemasangan jendela, induk rumah, atap rumah, dan tangga rumah; (2) konsep transformasi yang terdiri dari konsep refleksi yang terdapat pada pemasangan ornament kepala rusa dan jendela, konsep translasi yang terdapat pada pemasangan jendela dan ornament tangga, dan konsep dilatasi yang terdapat pada pemasangan ornament kepala anoa; (3) konsep aritmetika dan geometri yang terdapat pada proses pemasangan anak tangga. Sedangkan nilai-nilai matematika yang terkandung dalam rumah adat tolaki meliputi: (1) Nilai praktis yamg terlihat dari penggunaan anggota tubuh manusia yang dijadikan sebagai ukuran dimensi panjang; (2) Nilai disiplin matematika terletak pada disiplin melakukan pengukuran, peletakandan penempatan bagian-bagian rumah; (3) Nilai budaya matematika yang terletak pada proses pembuatan, peletakan dan pengukurannya yang sesuai dengan konsep pembelajaran matematika di sekolah; (4) Nilai estetika dapat dilihat dari ornament atau ragam hias yang terdapat pada rumah adat Tolaki.