Mutu pembelajaran menjadi business core layanan lembaga pendidikan. Upaya peningkatan mutu pembelajaran memerlukan berbagai pendekatan dan quality control. Faktor kepemimpinan kepala madrasah dalam menjalankan fungsinya menjadi salah satu faktor yang memiliki kontribusi terhadap capaian mutu pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dimensi dan indikator kepemimpinan kepala madrasah, selanjutnya menganalisis kontribusi variabel kepemimpinan terhadap kinerja guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian ini adalah kepala madrasah dan guru pada 8 madrasah aliyah swasta di Jawa Tengah. Sampel diambil dengan teknik random sampling sebanyak 160 responden. Selanjutnya peneliti melakukan analisis deskriptif statistik untuk mengukur subdimensi dan indikator pada variabel kepemimpinan dan mutu pembelajaran. Uji konfirmasi konstruk menggunakan confirmatory factor analysis pada persamaan struktural dengan software SmartPLS.30. Hasil penelitian mendeskripsikan bahwa kepemimpinan kepala madrasah direfleksikan dengan baik pada lima dimensi pembentuk, yaitu dimensi kepribadian, manajerial, supervisi, kewirausahaan dan sosial. Dimensi kepribadian, manajerial dan supervisi memiliki kontribusi yang kuat dalam memprediksi peningkatan capaian mutu pembelajaran. Keteladanan dan integritas menjadi salah satu indikator pembentuk dimensi kepemimpinan kepribadian. Secara keseluruhan dimensi dan indikator pada variabel kepemimpinan kepala madrasah memiliki kontribusi yang positif dan signifikan terhadap capaian mutu pembelajaran dengan nilai koefisien jalur adalah 0,425 atau sebesar 42,5% dipengaruhi oleh faktor kepemimpinan kepala madrasah.
Copyrights © 2023