Fenomena menurunnya kedisiplinan guru dalam mengajar merupakan momok yang mencoreng citra pendidikan di Indonesia. Fenomena serupa juga terjadi di SMA NEGERI BIKOMI UTARA. Penelitian ini bertujuan untuk mencari solusi alternatif pemecahan masalah sebagai upaya meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui pola penerapan reward and punishment. Penelitian yang dilakukan terhadap 20 guru di SMA NEGERI BIKOMI UTARA ini dilakukan pada bulan April 2023. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah dengan tiga siklus dan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, pengamatan, dan wawancara. Penerapan pola reward and punishment untuk meningkatkan kedisiplinan guru dalam mengajar dinyatakan efektif apabila mencapai 75 %. Data penelitian dianalisis dan hasil yang diperoleh ditemukan sejumlah guru yang terlambat kurang dari 10 menit atau tidak terlambat lebih dari 10 menit masuk di kelas untuk pembelajaran yakni siklus pertama terdapat 1 guru atau 5 %, pada siklus kedua terdapat 10 guru atau 50% dan siklus ketiga terdapat 19 guru atau 95% yang masuk di kelas untuk pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan pola reward and punishment untuk meningkatkan kedisiplinan guru di SMA NEGERI BIKOMI UTARA dalam kehadiran di kelas pada kegiatan belajar mengajar dinilai cukup efektif.
Copyrights © 2023