Pada dasarnya industri pengrajin kasau bambu di pinggiran Kabupaten Malang tepatnya di dusun Krewe Gunungrejo Singosari Malang kurang lebih 75% dari jumlah penduduk 1 RW 303 KK dan 6 RT. Sebelum kemerdekaan silam sudah melakukan usaha kasau bambu, hanya berbekal alat palu, linggis, pahat, kapak, dan arit. Dengan bahan dasar bambu dapat dihasilkan kasau dan gedek.Pada dasarnya masalah yang dihadapi mitra ada dua aspek utama yaitu masalah produksi dan masalah manajemen adalah masalah proses perataan kasau bambu yang kurang bagus dan membutukan waktu yang lama, masih menggunakan sistem pemasaran konvensional yang ditawarkan dari desa ke desa atau door to door, masalah kontrol kualitas produk, kurangnya kontrol kualitas produk yang dapat menjamin kualitas produk, belum dilakukan pembukuan yang tertib, arus kas masih belum jelas, tidak ada neraca bulanan, dan sejenisnya, target luaran dan solusi dari program ini adalah memproduksi usuk bambu dengan kualitas yang lebih baik sehingga pengrajin lebih berkembang dan memiliki segmentasi pasar yang lebih luas, menghasilkan alat penghalus bambu yang dapat digunakan untuk menghaluskan bambu utuh menjadi satu usuk yang halus sehingga pembuatan kasau dari bambu tidak menjadi kendala dalam proses produksi, sehingga terjadi sistem pengelolaan keuangan pada perajin sehingga semua transaksi dapat tercatat dan ternalisa dengan baik.
Copyrights © 2023