Di Indonesia, program Keluarga Berencana (KB) merupakan program skala nasional dengan tujuan untuk menekan angka kelahiran dan mengendalikan pertambahan jumlah penduduk. Tujuan lainnya untuk menciptakan kemajuan, kestabilan dan kesejahteraan ekonomi keluarga. Pemerintah Indonesia telah menetapkan bencana non alam penyebaran COVID-19 sebagai Bencana Nasional dan menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk pencegahan penularan COVID-19 selama masa pandemi pada tahun 2021. Kondisi ini menyebabkan dampak terhadap kelangsungan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi di Puskesmas Samigaluh 2 Kulon Progo, Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran KB secara umum dan paska persalinan selama Covid-19 di Puskesmas Samigaluh 2 Kulon Progo, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode studi deskriptif dengan populasi sebanyak 81 pasangan usia subur. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang dimiliki oleh Puskesmas Samigaluh 2, Kulon Progo mengenai penggunaan KB oleh akseptor KB pada bulan Januari – Desember tahun 2021 saat pandemi Covid-19. Hasil penelitian ini menunjukan mayoritas menggunakan jenis KB Implan sebanyak 42 responden (51,9%), dan tidak menggunakan KB Paska Salin sebanyak 64 responden (79%). Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan gambaran penggunaan KB di Puskesmas Samigauh 2 Kulon Progo, Yogyakarta menunjukan mayoritas akseptor menggunakan KB Implan dan masih rendahnya penggunaan KB Paska Persalinan selama masa pandemi Covid-19.
Copyrights © 2023