Penelitin ini mengkaji tinggalan arkeologi berupa moluska yang terdapat pada situs Gua Tengkorak 2 di Desa Wawontoaho Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu analisis taksonomi moluska dan analisis daerah tangkapan. berdasarkan hasil analisis taksonomi dikethaui terdapat 11 jenis moluska dari 3 habitat yang berbeda yakni 1 jenis gastropoda darat (Cyclotus Politus), 7 jenis gastropoda air tawar (Tylomelania Celebicola, Tylomelania Palicolarum, Tylomelania Perfecta, Tylomelania Sarasinorum, Tylomenia Scalariopsis, Tylomelania Sp, dan Tylomelania Wallacei), dan 2 jenis gastropoda air laut (Olividae dan Tarebia Granifera) serta 1 jenis bivalvia air laut (Cytherea Incrassata). Adapun untuk wilayah daerah tangkapan moluska tersebut adalah lingkungan air tawar yakni Sungai Larambe yang berjarak 4 Kilometer dari Gua Tengkorak 2. Kemudian untuk wilayah daerah tangkapan moluska yang berasal dari lingkungan air laut adalah wilayah tenggara Kabupaten Konawe Utara yang berjarak 20,5 Kilometer dari Gua Tengkorak 2. Terkhusus untuk moluska darat (Cyclotus Politus) tidak dilakukan pencarian untuk daerah tangkapannya dikarenakan lingkungan sudah sangat berubah.
Copyrights © 2023