Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2005 Angka Kematian Bayi ( AKB ) hingga kini masih tinggi, yaitu 37 per 1.000 kelahiran hidup. Beberapa diantara penyebabnya adalah Asfiksia Neonatorum dan Hipotermi. Penyebab kematian neonatal 0-6 hari adalah gangguan pernafasan ( 37% ), prematuritas ( 34% ), Sepsis ( 12% ), Hipotermi ( 7% ), Ikterus ( 6% ), dan kelainan Congenital ( 1% ). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hipotermi pada bayi baru lahir di Ruang Poli Kebidanan RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi. Desain Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriftif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang berkunjung di ruang poli kebidanan. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan tehnik accidental sampling dengan jumlah sampel 37 responden. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa dari 37 responden sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 8 responden (21,6%), pengetahuan cukup sebanyak 9 responden (24,4%) dan pengetahuan kurang sebanyak 20 responden (54%). Dan sebagian besar responden memiliki sikap positif sebanyak 21 responden (56,8%) dan sebagian kecil responden yang memiliki sikap negatif sebanyak 16 responden (43,2%). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, bahwa pengetahuan dan sikap responden hasilnya Tidak Baik. Diharapkan hal ini dapat dijadikan pedoman untuk lebih meningkatkan pengetahuan responden.
Copyrights © 2021