Sulastri Sulastri
STIKES Keluarga Bunda Jambi

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

SKRINING KANKER PAYUDARA Sulastri Sulastri; Rahmah Rahmah; Rika Novianti
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 7 No 2 (2022): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.599 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v7i2.132

Abstract

Kanker payudara adalah sebuah penyakit berupa tumor ganas yang menyerang jaringan payudara. Pencegahan sekunder adalah melakukan skrining kanker payudara. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat metode skrining kanker payudara yang efektif untuk dilakukan. Metode penelitian menggunakan penelusuran Literature review dengan mencari jurnal database (Google Scholar dan PubMed) antara tahun 2019 sampai 2021 pencarian dan proses seleksi literatur dalam penelitian menggunakan diagram PRISMA. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam melakukan skrining kanker payudara langkah awal yang efektif adalah SADARI dan SADANIS karena lebih murah. Metode Mammografi dianggap efektif karena memiliki tingkat akurasi yang tinggi tetapi harganya cukup mahal.
HUBUNGAN USIA DAN PARITAS IBU BERSALIN DENGAN KEJADIAN RETENSIO PLASENTADI RSUD RADEN MATTAHER PROVINSI JAMBI TAHUN 2018 Sulastri Sulastri
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 4 No 2 (2019): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (101.888 KB) | DOI: 10.52524/jurnalkebidananjambi.v4i2.19

Abstract

The high maternal mortality rate is a major problem that occurs in the health sector. The maternal mortality rate in Indonesia is still the highest in ASEAN. Childbirth is a highly anticipated thing for pregnant women. But in labor and after childbirth is a prone for mothers to experience bleeding that is so great. The main causes of maternal death in Indonesia were 67% bleeding (uterine atony by 22.88%, residual placenta at 19.40%, placental retention of 40.30%, and labor with birth canal laceration of 16.42%). Bleeding occurs 10 times more often during labor (Arifin, 2012).The purpose of this study was to determine the relationship of age and maternal parity with the incidence of placental retention in Raden Mattaher Regional General Hospital Jambi Province in 2019.The results showed that there was a relationship between age and incidence of retention of placenta in Raden Mattaher General Hospital in Jambi Province with a p value of 0.001 and there was no relationship between parity and the incidence of retention of placenta in RSUD Raden Mattaher Jambi Province, p value 0.102. It is expected that the results of this study are expected to be used as information material to prevent early occurrence of placental retention, because most of the incidence of placental retention can be predicted beforehand.
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT RADEN MATTAHER PROVINSI JAMBI Sulastri Sulastri; Sintia anggreani
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 6 No 2 (2021): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (328.328 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v6i2.69

Abstract

BBLR merupakan keadaan bayi baru lahir yang berat badannya tidak normal atau dibawa 2.500 gram, status reproduksi ibu mempengaruhi kejadian BBLR sebagaimana ibu dengan kejadian ketuban pecah dini dan usia beresiko dapat menyenbabkan bayi berat lahir rendah. Data yang didapatkan dari Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Provinsi Jambi, angka kejadian BBLR terus mengalami kenaikan, angka kejadian BBLR sejak tahun 2016 sebanyak 39 kasus. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan KPD dan Usia Ibu dengan Kejadian BBLR di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control dengan pendekatan redrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang dirawat di perinatologi di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2018. Sebanyak 762 orang sampel dalam penelitian ini 192 orang terdiri dari 96 responden untuk kasus 96 responden untuk kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling untuk kasus, simple random sampling untuk kontrol. Analisis data menggunakan chi-square untuk mengetahui hubungan KPD dan usia ibu dengan kejadian BBLR. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 88 ibu (45,8%) tidak mengalami KPD, sebanyak 105 ibu (54,7%) usia ibu yang tidak beresiko dan sebanyak 96 bayi (50%) mengalami BBLR. Ada hubungan KPD (p value = 0,001, OR = 2,800) dam usia beresiko ( p value = 0,001, OR = 0,373) dengan kejadian BBLR dengan p-value < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan ketuban pecah dini dan usai ibu dengan kejadian berat bayi lahir rendah.
HUBUNGAN USIA DAN PREEKLAMSI DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT RADEN MATTAHER JAMBI Sulastri Sulastri
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 5 No 2 (2020): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.593 KB) | DOI: 10.52524/jurnalkebidananjambi.v5i2.35

Abstract

Menurut WHO pada tahun 2015 di dunia terdapat kejadian BBLR adalah 15,5%, yang berarti sekitar 20,6 juta bayi tersebut lahir setiap tahun, 96,5% di antaranya di negara-negara berkembang. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menyatakan bahwa persentase balita (0-59 bulan) dengan BBLR di Indonesia sebesar 8,9%. Data yang diperoleh dari rekam medik RSUD Raden Mattaher diketahui bahwa kasus BBLR pada tahun 2017 sebanyak 41 kasus dan pada tahun 2018 sebanyak 96 kasus. Usia dan preeklampsia merupakan penyebab BBLR, hal ini disebabkan karena usia di bawah usia 20 tahundan di atas 35 tahun dapat menimbulkan banyak permasalahan yang bisa mempengaruhi tubuh seperti rahim bahkan bayi bisa prematur dan berat badan lahir kurang. Sedangkan pre-eklampsia dapat mengakibatkan berkurangnya aliran darah uteroplasenta.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia dan preeklampsia dengan kejadian BBLR di Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Jambi tahun 2018.Penelitian ini merupakan penelitian analitik case control.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang melahirkan pada tahun 2018 di RSUD Raden Mattaher Jambi yang berjumlah 762 orang. Sampel masing-masing sebanyak 96 orang yang diambil dengan teknik total sampling pada sampel kasus dan simple sampling pada sampel kontrol . Penelitian ini dilaksanakan di RSUD Raden Mattaher Jambi pada bulan April-Mei 2019. Kata kunci : usia, preeklamsi, bblr
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT RADEN MATTAHER PROVINSI JAMBI Sulastri Sulastri
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2021): Midwifery Health Journal
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (65.695 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v6i1.54

Abstract

BBLR merupakan keadaan bayi baru lahir yang berat badannya tidak normal atau dibawa 2.500 gram, status reproduksi ibu mempengaruhi kejadian BBLR sebagaimana ibu dengan kejadian ketuban pecah dini dan usia beresiko dapat menyenbabkan bayi berat lahir rendah. Data yang didapatkan dari Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Provinsi Jambi, angka kejadian BBLR terus mengalami kenaikan, angka kejadian BBLR sejak tahun 2019 sebanyak 39 kasus. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan KPD dan Usia Ibu dengan Kejadian BBLR di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2021. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control dengan pendekatan redrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang dirawat di perinatologi di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2021. Sebanyak 762 orang sampel dalam penelitian ini 192 orang terdiri dari 96 responden untuk kasus 96 responden untuk kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling untuk kasus, simple random sampling untuk kontrol. Analisis data menggunakan chi-square untuk mengetahui hubungan KPD dan usia ibu dengan kejadian BBLR. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 88 ibu (45,8%) tidak mengalami KPD, sebanyak 105 ibu (54,7%) usia ibu yang tidak beresiko dan sebanyak 96 bayi (50%) mengalami BBLR. Ada hubungan KPD (p value = 0,001, OR = 2,800) dam usia beresiko ( p value = 0,001, OR = 0,373) dengan kejadian BBLR dengan p-value < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan ketuban pecah dini dan usai ibu dengan kejadian berat bayi lahir rendah.
Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Tumbuh Kembang Balita di Bpm Herlina Tempino Sulastri Sulastri; Rahmah Rahmah; Rinda Hanum
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 7 No 1 (2022): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (151.519 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v7i1.112

Abstract

Balita Adalah Individu 0-60 bulan Gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang tumbuh kembang balita Pendahuluan dilakukan di BPM Herlina Siregar Tempino Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang tumbuh kembang balita di BPM Herlina Siregar Tempino. Penelitian menggunakan desain deskriptif dengan meneliti 33 responden ibu diambil menggunakan teknik quesioner. Dari 33 responden pengetahuan baik sebanyak 28 (84,9%), sedangkan pengetahuan tidak baik sebanyak 5 (15,1%), memiliki sikap baik sebanyak 23 (85,5%) responden, sedangkan sikap tidak baik sebanyak 8 (15,1%). Didapatkan Hasil penelitian terdapat adanya hubungan terhadap gambaran pengetahuan dan sikap ibu tentang tumbuh kembang balita diBpm Tempino tahun 2021.
HUBUNGAN KETUBAN PECAH DINI DAN USIA IBU DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT RADEN MATTAHER PROVINSI JAMBI Sulastri Sulastri
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 5 No 1 (2020): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (66.273 KB) | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v5i1.32

Abstract

BBLR merupakan keadaan bayi baru lahir yang berat badannya tidak normal atau dibawa 2.500 gram, status reproduksi ibu mempengaruhi kejadian BBLR sebagaimana ibu dengan kejadian ketuban pecah dini dan usia beresiko dapat menyenbabkan bayi berat lahir rendah. Data yang didapatkan dari Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Provinsi Jambi, angka kejadian BBLR terus mengalami kenaikan, angka kejadian BBLR sejak tahun 2016 sebanyak 39 kasus. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui Hubungan KPD dan Usia Ibu dengan Kejadian BBLR di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi tahun 2018. Penelitian ini menggunakan desain penelitian case control dengan pendekatan redrospektif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pasien yang dirawat di perinatologi di RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2018. Sebanyak 762 orang sampel dalam penelitian ini 192 orang terdiri dari 96 responden untuk kasus 96 responden untuk kontrol. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling untuk kasus, simple random sampling untuk kontrol. Analisis data menggunakan chi-square untuk mengetahui hubungan KPD dan usia ibu dengan kejadian BBLR. Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 88 ibu (45,8%) tidak mengalami KPD, sebanyak 105 ibu (54,7%) usia ibu yang tidak beresiko dan sebanyak 96 bayi (50%) mengalami BBLR. Ada hubungan KPD (p value = 0,001, OR = 2,800) dam usia beresiko ( p value = 0,001, OR = 0,373) dengan kejadian BBLR dengan p-value < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah adanya hubungan ketuban pecah dini dan usai ibu dengan kejadian berat bayi lahir rendah. Keywords: KPD, Usia, Kejadian BBLR
Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Keputihan Patologis Sulastri Sulastri
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 4 No 2 (2019): MIDWIFERY HEALTH JOURNAL
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v4i2.184

Abstract

Menurut BKKBN (2009), Sekitar 15% wanita terinfeksi, tetapi gejala keputihan dan gatal - gatal terjadi hanya dalam 3% sampai 5% wanita. Kesehatan reproduksi menurut Depkes RI adalah suatu keadaan sehat, secara menyeluruh mencakup fisik, mental dan kedudukan sosial yang berkaitan dengan alat, fungsi serta proses reproduksi, dan pemikiran kesehatan reproduksi bukan hanya kondisi yang bebas dari penyakit, melainkan juga bagaimana seseorang dapat memiliki seksual yang aman dan memuaskan sebelum dan sudah menikah. Selain itu dapat pula menyebabkan kanker serviks, karena 95% wanita di Indonesia yang menderita kanker serviks ditandai oleh keputihan. Tujuan penelitian ini adalah untuk Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Keputihan Patologis Di Rumah Bersalin Nuriman Kota Jambi Tahun 2019. Rancangan penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional yaitu suatu penelitian yang bertujuan untuk menggambarkan dan mendeskripsikan fenomena mengenai Gambaran Pengetahuan Dan Sikap Ibu Hamil Tentang Keputihan Patologis dengan jumlah populasi sebanyak 175 orang dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 35 orang. Sampel diambil dengan teknik accidental sampling.Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar 22 (62.9%) responden mengalami keputihan dan sebanyak 13 (37.1%) responden tidak mengalami keputihan. Diperoleh, mayoritas responden 28 (80.0%) memiliki pengetahuan kurang dan minoritas responden 3 (8.6%) memiliki pengetahuan cukup. 22 responden (62.9%) memiliki sifat positif dan 13 responden (13 responden (37.1%) memiliki sifat negatif. Penelitian ini dapat dijadikan bahwa masukan bagi yang ingin melakukan penelitian dengan masalah yang sama dan variabel yang berbeda.
GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU HAMILTENTANG HIPOTERMI PADA BAYI BARU LAHIR DI RSUD RADEN MATTAHER KOTA JAMBI Sulastri Sulastri
MIDWIFERY HEALTH JOURNAL Vol 6 No 1 (2021): Midwifery Health Journal
Publisher : STIKES Keluarga Bunda Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52524/midwiferyhealthjournal.v6i1.186

Abstract

Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2005 Angka Kematian Bayi ( AKB ) hingga kini masih tinggi, yaitu 37 per 1.000 kelahiran hidup. Beberapa diantara penyebabnya adalah Asfiksia Neonatorum dan Hipotermi. Penyebab kematian neonatal 0-6 hari adalah gangguan pernafasan ( 37% ), prematuritas ( 34% ), Sepsis ( 12% ), Hipotermi ( 7% ), Ikterus ( 6% ), dan kelainan Congenital ( 1% ). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang hipotermi pada bayi baru lahir di Ruang Poli Kebidanan RSUD Raden Mattaher Provinsi Jambi. Desain Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Deskriftif dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang datang berkunjung di ruang poli kebidanan. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah menggunakan tehnik accidental sampling dengan jumlah sampel 37 responden. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa dari 37 responden sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 8 responden (21,6%), pengetahuan cukup sebanyak 9 responden (24,4%) dan pengetahuan kurang sebanyak 20 responden (54%). Dan sebagian besar responden memiliki sikap positif sebanyak 21 responden (56,8%) dan sebagian kecil responden yang memiliki sikap negatif sebanyak 16 responden (43,2%). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan, bahwa pengetahuan dan sikap responden hasilnya Tidak Baik. Diharapkan hal ini dapat dijadikan pedoman untuk lebih meningkatkan pengetahuan responden.
Hubungan Pengetahuan, Pendidikan Ibu Hamil dan Pekerjaan Suami terhadap Kejadian Sifilis pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Muara Tembesi Ketrin Yesi Berliana; Sulastri Sulastri
Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi Vol. 12 No. 1 (2023): Maret
Publisher : Universitas Baiturrahim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36565/jab.v12i1.595

Abstract

Syphilis is a sexually transmitted infection caused by Treponema pallidum which can cause quite severe conditions such as brain infections and body defects which can be dangerous if it occurs in pregnant women.  This type of research is Observational Analytics  with a cross-sectional research design which aims to determine the relationship between knowledge, education of pregnant women and husband's occupation of the incidence of syphilis in the Working Area of the Muara Tembesi Health Center in 2022. This research was conducted in February-April 2022 The population in this study was  all pregnant women in the working area of the Muara Tembesi Health Center in 2021 totaled 338 people with a sample of 77 respondents.  The sampling technique used is Proportionate Stratified Random Sampling.  Data collection used a questionnaire with univariate and bivariate analysis with the statistical test used was chi-square.  The results showed that there was a significant relationship between knowledge (ρ=0.003‹0.05), education (ρ=0.001‹0.05), and work (ρ=0.002‹0.05) on the incidence of syphilis in pregnant women.  ‹0.05).  It was concluded that the higher the knowledge, attitudes of pregnant women, and husband's support became the most dominant factors influencing the class of pregnant women