Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman masyarakat (pembaca awam) terhadap sajak. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan dalam memahami sajak dengan cara menganalisis struktur lahir dan struktur batinnya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik. Teknik yang digunakan yaitu teknik studi pustaka dengan instrumen berupa kartu data. Sumber data dalam penelitian ini yaitu buku kumpulan sajak Di Taman Larangan karya Surachman RM. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam kumpulan sajak tersebut terkandung struktur lahir sajak yang meliputi diksi, imaji, kata konkret, gaya bahasa, dan purwakanti. Diksi yang digunakan banyak yang berkaitan dengan alam dan lingkungan sekitar. Imaji yang dominan berupa imaji penglihatan. Kata konkret yang digunakan banyak menggunakan kata-kata yang erat hubungannnya dengan lingkungan sekitar. Gaya bahasa yang paling banyak yaitu gaya bahasa personifikasi. Persajakan atau purwakanti yang paling banyak yaitu purwakanti maduswara. Adapun struktur batin dalam kumpulan sajak tersebut meliputi tema, rasa, nada, dan amanat. Tema yang banyak muncul yaitu tentang perjalanan, rasa yang banyak digunakan yaitu rasa sedih, dan nada yang dominan berupa nada lugas atau menceritakan sesuatu kepada pembaca, serta amanat yang diperoleh merupakan amanat yang bisa dijadikan pembelajaran untuk hidup ke depan. Simpulannya, kumpulan sajak ini memiliki struktur lahir dan struktur batin yang lengkap sehingga dapat memperkaya pengalaman batin pembaca.
Copyrights © 2023