Pengembangan kawasan wisata pantai menjadi aspek penting dalam pendorong ekonomi lokal dan pelestarian lingkungan. Dokumen ini menguraikan arahan pengembangan kawasan wisata Pantai Pasir Panjang di Desa Ngilngof, Kabupaten Maluku Tenggara. Studi ini bertujuan untuk menganalisis potensi wisata, tantangan lingkungan, serta merumuskan strategi pengembangan berkelanjutan yang dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat lokal dan alam sekitar. Metodologi penelitian ini melibatkan analisis potensi wisata alam dan budaya, penilaian dampak lingkungan, serta partisipasi masyarakat. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pantai Pasir Panjang memiliki daya tarik alam yang luar biasa, didukung oleh kekayaan hayati laut dan keindahan pemandangan. Meskipun potensi besar ini dapat menguntungkan dari segi ekonomi dan promosi lokal, perlu diperhatikan pula potensi dampak negatif terhadap lingkungan. Tantangan utama yang muncul adalah perlunya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan wisata dan pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, pembahasan hasil ini menyoroti perlunya mengadopsi praktik berkelanjutan, pengaturan kapasitas kunjungan, dan upaya pelestarian ekosistem pantai. Partisipasi aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan dan pengelolaan kawasan turut menjadi poin penting dalam pembahasan. Dalam kesimpulan, arahan pengembangan kawasan wisata Pantai Pasir Panjang perlu mempertimbangkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan. Melalui kerjasama yang erat antara pemerintah, masyarakat, dan industri pariwisata, tujuan pembangunan berkelanjutan dapat dicapai tanpa mengorbankan kekayaan alam dan budaya yang ada.
Copyrights © 2023